Lamongan, asatunet.com - Perpanjangan PPKM level 4 juga memberikan dampak kepada para pedagang di pasar Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Para pedagang mengeluhkan penurunan omset hingga 50 persen dibandingkan sebelum diberlakukan PPKM level 4.
Pedagang juga menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok juga merangkak naik, misalnya cabai yang kini menembus angka Rp 60.000 / kg. Bahkan bawang merah, bawang putih dan jahe mengalami kenaikan signifikan hingga Rp 2.000.
Kepala UPT Perumda Pasar Blimbing dan Brondong Lamongan, Nebri Arif FR, Saat dikonfirmasi membenarkan bahwa memang pedagang mengalami penurunan omset disamping itu harga kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan.
"Di pasar Lamongan Kota sendiri ada pasar online yang masih belum mencakup di wilayah kabupaten Lamongan, untuk yang di kecamatan masih belum bisa untuk mengikuti jual beli online akan tetapi lambat laun akan menjadi tranding topik untuk merubah sistem pemasaran secara online, untuk di tiap pasar yang di wilayah kecamatan," tutunya, Selasa (03/08).
Selain omset mereka turun drastis, menurut Nebri, pembeli juga berkurang diakibatkan penerapan kebijakan PPKM.
"Pedagang Kebutuhan Pokok Pasar Blimbing omsetnya turun drastis hingga 50% selama kebijakan PPKM level 4 berlangsung bahkan banyak mengakibatkan para pedangan memilih tutup sementara untuk menutupi kerugiannya," jelasnya.
Mengatasi hal tersebut, "Kita berupaya untuk selalu mensupport pada pedagang supaya agar tetap aktivitas berdagang seperti biasa dengan melakukan protokol kesehatan." terangnya
Dikatakan pula oleh Nebri, Jumlah pengunjung pasar sangat mempengaruhi perputaran ekonomi. tak sedikit pedagang pasar yang memilih untuk tidak berjualan. Bukan karena keterlambatan distribusi produk bahan pokok. Tapi memang karena kunjungan pasar sangat sepi.
Editor : Setiyawan









