Pasuruan, Asatunet.com - Kawasan puncak Tretes-Prigen masih saja menjadi pusat perhatian lantaran lokasi tersebut tidak lepas dari praktek prostitusi. Buktinya, ada lima orang mucikari yang diduga melakukan praktek tindak pidana perdagangan puluhan orang pekerja seks komersial (PSK) ditangkap polisi, kemarin.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Farouk Ashadi Haiti membenarkan diamankan kelima orang tersebut. "Lima orang berhasil kita amankan, karena melakukan praktik perdagangan orang di wilayah Prigen," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti.
Kembali Farouk menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat kalau di kawasan puncak Tretes ada praktik perdagangan orang. Mendapatkan laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan serta pengumpulan bukti-bukti. "Setelah itu petugas langsung melakukan penggerebekan," imbuhnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, kelima orang ini berbeda-beda. Agung Dwi Jatmiko dan Puspa Dewi sebagai mucikari. Sementara Puguh Hermawan, Atim Mulyono dan Prima Ivandi sebagai penjaga wisma.
"Para terlapor diamankan di dua TKP. Pertama di wisma Papi Agung Gang Sono, selanjutnya di wisma Papi Agung di Gang Pesanggrahan," ungkapnya.
Ini nama orang terjerat kasus human trafficking, diantaranya Agung Dwi Jatmiko, Puguh Hermawan (34), warga Dusun Gawok, Kelurahan Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
Kemudian Atim Mulyono (58), Puspa Dewi (41), keduanya warga Gang Sono, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dan Prima Ivandi (21), warga Desa Pelopat PK, Kecamatan/Kabupaten Padang Sidempuan.
Editor : Yudi
Bantu kami dengan membagikan berita ini melalui :









