Mojokerto, Asatunet.com - Dua orang tewas dan sembilan orang lainnya terluka setelah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi L 1518 VX terjun ke jurang di turunan AMD, Pacet, Mojokerto.
Delapan korban yang masih mendapatkan perawatan di RS Sumberglagah mengalami patah tulang, gegar otak ringan, dan sedang.
“Yang masih dirawat delapan orang, rata-rata mengalami patah tulang, gegar otak ringan, dan gegar otak sedang,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Medis (Kasi Yanmed) RS Sumberglagah, dr. Praviko Rahmadho, Kamis (11/7/2024).
Ada satu korban yang hanya mengalami luka ringan dan telah diizinkan pulang. Keluarga korban sempat mempertimbangkan untuk memindahkan tempat perawatan, namun masih ragu-ragu.
“Rencana kemarin dari IGD langsung dialihrawat. Namun, keluarganya masih ragu. Untuk sementara waktu, mulai pagi ini proses pemindahan ke ruang rawat sudah dilakukan agar korban bisa beristirahat dengan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, kedua jenazah korban yang tewas telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Yang kedua (Azis) mengalami trauma berat multipel. Seperti trauma dan pendarahan di dada, patah pinggul, serta cedera kepala. Jadi, patah dan cederanya terjadi di banyak tempat, dengan cedera paling parah di dada,” jelasnya.
Kecelakaan ini terjadi ketika mobil sedang membawa 10 penumpang yang merupakan satu keluarga dalam perjalanan dari Florawisata Santerra, Malang menuju pemandian air panas Padusan, Mojokerto.
Mobil mengalami rem blong dan kemudian menabrak pohon sebelum terjun ke jurang. Berikut adalah kondisi sembilan korban luka yang masih dirawat di rumah sakit.








